Devi

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya

PESAN PERJALANAN HIDUP MELALUI KEGIATAN OGN 2018

Mau saya hanya bercerita tentang apa yang telah terjadi dalam hidup saya dan saya tuangkan dalam tulisan ini . Menurut saya ada makna yang tersembunyimyang tidak bisa dirasakan siapapun. Tetapi saya punya praduga bahwa cerita saya ini bisa dialami semua ibu yang bekerja.

Mengapa saya kaitkan dengan OGN Olympiade Guru Nasional? Karena kejadiannya da hubungannya dengan kegiatan tersebut . Saat itu bulan Pebruari ada informasi dari trman mbak evi untuk ikut OGN . karena pendaftarannya tidak sulit hanya upload NUPTK Ijin Kepsek dan surat pernyataan saja. Setelah berfikir dua kali apa salahnya ikut karena matpel Bimbingan dan Konseling baru kali ini ada dan dibuka. Tetapi saya takut tidak diijinkan mengingat waktu itu Kepala Sekolahnya baru. Dan oleh teman seprofesi saya mbak evi mengatakan gak perlu kirim naskah karya ilmiah. Akhirnya dengan berbekal nekat saya membuat surat itu dan maju ke kepala sekolah. Alhamdulillah Kepsek mengijinkan dan mendoakan yang terbaik.

Saat itu setelah saya upload NUPTK, Rekomendasi dan Surat pernyataan pada bulan Pebruari tanggal 6 saya mengupload semua. Ternyata ada pengumuman bahwa diminta upload naskah lomba berupa karya ilmiah . Saat itu tgl 15 Pebruari harus sdh diupload. Padahal tgl 12-14 saya ditugaskan keluar kota. Akhirnya tgl 15 Februari 2018 saya ngebut memperbarui PTK yang pernah saya buat menjadi artikel ilmiah. Alhamdulillah pukul 2 siang sudah kelar sebisanya dan terupload. Karena semua proses melalui omline maka harapan saya tidak ada yang tahu apa yang saya kerjakan. Tetapi ternyata tidak pada tanggal 25 – 27 Maret 2018 ada panggilan ujian online serentak bersama di Surabaya. Karena barusan pergi meninggalkan rumah maka saya mncoba ijin ke anak saya yang nomor 3. Saat itu saya ijin dengan menyampaikan bahwa ibuk mau pergi kesurabaya 3 hari untuk ikut ujian. Apa yang disampaikan anak saya “ semoga ibuk tidak lulus biar tidak dikirim keluar kota lagi” … mungkin kalimat itu bagi orang lain biasa tapi bagi saya itulah harapan dari anak saya bahwa saya harus sering bersamanya mengingat setiaphari pulang kerja jam 15.30 dan bermain bersamanya hanya sebentar. Maafkan ibuk ya nak … hanya itu yang terucap dari mulut ku saat itu.

Disaat sampai di Surabaya ada rasa senang dan terharu bisa berjumpa dengan orang orang yang baik dan menurut saya dijidatnya tertulis ‘SMART” sementara jidat saya tidak … ha … ha … ha… Saya satu kamar dengan teman pelatihan dulu ada mbak Evi, mbak Eva dan mbak Santy (ini yang Lolos Finalis Nasional) serta tak lupa dinda Inta (yg lagi nempuh S-2). Ada bu Hari Utami (Instruktur propinsi khusus BK) Ada bu Tutik (Instruktur Propinsi tentang K13)… semua orang orang hebat. Meskipun kondisi fisik untuk tes tidak memenuhi syarat karena dimulai jam 5 sementara selesai jam 7 dan menabrak jam untuk sholat Magrib. Berangkat ke tempat tes jam 2 masuk ruang tes jam 5 sore … badan rasanya kelaparan sekali hehehehe…. Waktu mengerjakanpun soal yng keluar banyak ilmu baru meskipun tidak keluar dari kisi kisi. Akhirnya jurus Bismillah dikeluarkan setiap membaca soal dan tidak memahami. Selesai acara tes kita ditraktir mbak eva makan enak sop buntut…. Terima kasih mbak eva… setelah itu malamnya kita sekamar pencinta drakor… jadi kita saling tukar drakor yang dipunyai … dan bermimpi bisa ke Juanda bersama menuju Finalis ….

Akhirnya pengumuman finalis ditunggu keluar pada tgl 20 April 2018 … melalui akun email masing masing …. Setelah ditunggu sampai malam ternyata tidak ada email masuk …. Ada rasa kecewa dalam hati …. (tapi bisa diatasi mengingat soal yang keluar banyak yang baru) … hari sabtu kusampaikan berita ini ke anakku nomor 3 … “nak ibuk gak juara gak jadi berangkat ke Jakarta” … “ gak popo buk … ayoh renang yuks” dengan mata dikedip kedipkan … lalu aku mengangguk dan dia berteriak “horeee… ayok mbak renang …” dengan gembira dia menyiapkan segala peralatan renangnya ….ternyata anak kecil bisa berfikir positif … dan senyum gembiranya membuatku tersenyum bahagia … sebahagia anakku ….

Itulah sepenggal kisahku selama mencari jalan beraktualisasi diri. Ada sepenggal coretan dari facebook #kihajarpriyandono seorang teman yang juga mengikuti kegiatan OGN 2018.

#Bergerak_dengan_Energi_Positif

Enegi positif adalah kekuatan yang melesat dari alam pikiran kita, kemudian membentuk kondisi yang mengarah pada hal hal yang positif. Misalnya, bijaksana, berbaik sangka, pantang menyerah, tidak gampang putus asa. Sebaliknya, energi negatif.

Orang orang yang bijaksana selalu menerima kenyataan. Termasuk bijaksana menerima hasil lomba. Sebab mereka sadar, bahwa kemenangan yang sebenarnya bukanlah saat mengalahkan orang lain, tapi saat bisa mengalahkan diri sendiri. Bagi mereka, rangking, skor, peringkat, lolos atau tidak lolos itu tidak penting. Sebab Tuhan tidak mewajibkan lolos, sehingga tidak lolos pun tidak berdosa

Orang orang yang bergerak dengan energi positif senantiasa berbaik sangka kepada siapapun. Termasuk kepada panitia lomba. Mereka yakin bahwa panitia telah bekerja sesuai pedoman. Jujur, independen serta menjunjung tinggi nilai nilai sportivitas serta melayani peserta secara maksimal. Kritik itu bagus, tapi kalau terus dikritik, kapan panitia akan bekerja. Sebaliknya kalau Anda terus mengkritik, kapan Anda bekerja. Inilah yang kadang tidak kita sadari.

Melangkahlah dengan energi positif. Niscaya kalian tidak gampang menyerah dan putus asa. Termasuk ketika belum lolos lomba. Pahami bahwa lolos dan tidak lolos itu hal yang lumrah terjadi. Tidak perlu diperdebatkan hingga menguras tenaga dan pikiran. Tidak ada gunanya menyesali sesuatu yang telah terjadi. Jangan putus asa, sebab putus asa itu sebuah kekalahan terbesar. Songsong masa depan. insyaAllah esok matahari masih bersinar.

Bergeraklah dengan energi positif karena itu akan membuat hidupmu sehat. Berhenti bergerak dengan energi negatif karena itu akan membuat jasmanimu rapuh. Sebab fisik dan psikis kau habiskan untuk berdebat hal hal yang remeh remeh. Picik terhadap kenyataan. Akibatnya, pikiran dan tindakan Anda tenggelam oleh hal hal yang jauh dari kearifan.

Orang orang yang berpikiran positif selalu memahami dirinya sendiri. Bahkan melakukan sesuatu melebihi dirinya sendiri. Sebab mereka sadar bahwa lebih banyak yang tidak diketahui dari pada yang diketahui.

Ohhh....ternyata istriku sudah selesai belanja di pasar. Kembali ke rumah menikmati Minggu bersama keluarga. Kalau ada salah, maafkan saya.

Salam SESUK ( SEhat dan SUKses)

Kota Pudak 22042018

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Baguss mbak Devi.. kapan kita tukeran Drakor lagi..??

01 May
Balas

Super Sekali Mbak

30 Apr
Balas

hebat mbk evi, inspiratif banget

10 May
Balas

hebat mbk evi, inspiratif banget

10 May
Balas

hebat mbk evi, inspiratif banget

10 May
Balas

hebat mbk evi, inspiratif banget

10 May
Balas

hebat mbk evi, inspiratif banget

10 May
Balas

hebat mbk evi, inspiratif banget

10 May
Balas

hebat mbk evi, inspiratif banget

10 May
Balas

hebat mbk evi, inspiratif banget

10 May
Balas

hebat mbk evi, inspiratif banget

10 May
Balas

hebat mbk evi, inspiratif banget

10 May
Balas

hebat mbk evi, inspiratif banget

10 May
Balas

hebat mbk evi, inspiratif banget

10 May
Balas

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali